Bawaslu Ajak Masyarakat Awasi Pemilu

 Headline, SINTANG

Menara Khatulistiwa.com

Sintang-Panitia Pengawasan Pemilu Kabupaten Sintang, hari ini, Rabu (15/11/2017)  menggelar  sosialisasi pengawasan partisipatif kepada pelajar dan mahasiswa, di Hotel Sartika Puri Sintang. Sosialisasi tersebut dilaksanakan dalam rangka pengawasan pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur Kalbar tahun 2017.

Ketua Panwaslu Kabupaten Sintang Fransiskus,S.H dalam sambutannya mengatakan sosialisasi tersebut dilaksanakan dalam rangka meningkatkan peran serta masyarakat dalam mewujudkan pengawasan penyelenggaraan pilkada yang berintegritas dan berkredibilitas.

“Bentuk pengawasan partisipatif  dari masyarakat diantaranya ikut memantau pelaksanaan pilkadan, ikut mencegah terjadinya pelanggaran, menyampaikan laporan pelanggaran pilkada serta menyampaiakn informasi dugaan pelanggaran dalam pemilu,”katanya.

Sementara itu Koordinator  Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Panwaslu Kabupaten Sintang M.Romadhan,M.Pd mengatakan ada beberapa kendala dalam melakukan pengawasn oleh panwaslu, yaitu kurangnya SDM, luasnya wilayah kerja serta pelanggaran yang begitu komplek di lapangan. Sehingga, dibutuhkan partisipasi dari masyarakat. Romadhan juga mengajak pelajar dan mahasiswa yang hadir dalam sosialisasi tersebut untuk mempelopori dan menginisiasi tumbuhnya kelompok masyarakat sadar pengawas pemilu.

Sementara Koordinator Divisi SDM, Dian Astina, S.Pd  mengatakan, semua komponen masyarakat dapat terlibat aktif untuk melaporkan jika terjadi pelanggaran yang terjadi di lapangan, kepada Pengawas Pemilu.

“Masyarakat tak hanya sekedar jadi objek semata dalam tahapan pilkada, namun juga harus menjadi subjek dalam pemilu. Masyarakat harus terlibat aktif dalam setiap tahapan pilkada, jika ada laporan dan temuan di lapangan, maka akan ditindaklanjuti utnuk menghasilkan rekomendasi,” sebutnya.

Sedangkan Krisantus Heru Siswanto,ST anggota Bawaslu Propinsi Kalbar mengatakan,masyarakat adalah pengawas pemilihan yang sebenarnya, partisipasi aktif masyarakat sangat diperlukan dalam setiap penyelenggaraan pemilu. “Pengawas tidak akan mungkin dapat menjangkau wilayah pengawasan yang begitu luas, oleh karena itu kami sangat memerlukan partisipasi masyarakat untuk ikut mengawasi dan mengawal penyelenggaraan pemilihan” pungkasnya.

166 Total Views 2 Views Today

Related Posts