Dinilai Langgar HAM, Ratusan Masa Geruduk DPRD Tolak GGD

 Headline, SINTANG

Menara Khatulistiwa.com

Sintang-Keinginan pemerintah pusat memajukan pendidikan di kawasan 3T (Tertinggal, Terluar dan Terdepan) melalui  program Guru |Garis Depan (GGD) di Kabupaten Sintang mendapat penolakan dari sejumlah warga di Kabupaten Sintang.

Kamis (12/10/2017) pagi ini, ratusan masa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakata Peduli Pendidikan mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Sintang guna menyampaikan aspirasi mereka menolak GGD.  Penolakan ini dilakukan karena GGD dinilai melanggar  HAM. Dalam perekerutan GGD ini, pemerintah  tidak mengakomodir putra putri daerah.

 “Kami putra putri daerah Kabupaten Sintang menolak guru garis depan karena cara perekrutannya tidak mengakomodir sumber daya putra putri daerah. Ini bentuk penolakan kami terhadap GGD karena ini merupakan pelanggaran hak asasi manusia “,kata Pahan Apri Koordinator aksi kepada sejumlah awak media usai beraudensi dengan anggota DPRD Kabupaten Sintang .

Dikatakan Pahan, dalam jangka waktu satu minggu pemerintah harus menarik kembali seluruh guru garis depan dan dikembalikan  kedaerahnya, jika tidak mereka mengancam akan menurunkan masa yang lebih besar lagi. “Kami ingin pemerintah pusat merevisi sistem rekrutmen GGD agar memperhatikan kepentingan daerah,”tegasnya.

144 Total Views 2 Views Today

Related Posts