Optimalkan Potensi Daerah

 Headline, SINTANG
Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPM-PTSP) Kabupaten Sintang, Hendrika M.Si

Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPM-PTSP) Kabupaten Sintang, Hendrika M.Si

Sintang, MK – Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPM-PTSP) Kabupaten Sintang, Hendrika M.Si akan mencari investor guna mengoptimalkan potensi daerah, satu diantaranya sektor perkebunan dan pertanian.

” Saat ini sektor perkebunan seperti kelapa sawit dan karet menjadi primadona bagi investor,” ujarnya saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (21/1).

Kabupaten Sintang, menurut Hendrika, memiliki sejuta potensi kekayaan sumber daya alam (SDA) yang melimpah. Mengingat daerah ini memiliki wilayah yang cukup luas. Untuk itu, diperlukannya pihak ketiga yakni investor untuk menggarap dan mengelola SDA menjadi pendapatan untuk daerah.

” Di kabupaten Sintang sudah dibanjiri perusahaan perkebunan kelapa sawit. Namun, sangat disayang, minim perusahaan tersebut yang membangun pabrik pengeolahannya di Sintang,” katanya.

Menurutnya, Akibat dari tidak adanya pabrik pengolahan kelapa sawit di Kabupaten Sintang, membuat hasil dari perkebunan tersebut harus dibawa keluar daerah untuk diolah dan diproduksi.

” Coba hasil perkebunan ini di produksi dan dikelola di Sintang, pastinya ini akan menghasilkan incom plus bagi daerah,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Hendrika, sektor pertanian juga sangat menjanjikan bila dikembangkan di Kabupaten Sintang. Saat ini, sejumlah hasil tani masyarakat diberbagai kecamatan sudah dapat memenuhi kebutuhan hingga luar wilayah sintang.

” Kita memiliki lahan pertanian komoditi padi dan jagung yang kini sudah diperjual belikan hingga keluar daerah sintang,” katanya.

Beberapa waktu lalu, tambahnya, hasil pokok pertanian masyarakat seperti ubi pernah mendapatkan perhatian yang cukup besar oleh investor dan pengusaha luar sintang yang ingin mengelola hasil tani berjenis umbi-umbian ini.

” Saya pernah mendengar informasi, ada investor yang ingin mengelola hasil pertanian masyarakat sintang yakni ubi, secara besar-besar. Peluang itu seharusnya kita manfaatkan, agar segalan potensi dapat tergarap, dan menghasilkan pendapatan bagi masyarakat dan daerah,” tukasnya. (red)

3096 Total Views 2 Views Today

Related Posts