by

Kepung PN Sintang, Ribuan Massa Minta Bebaskan 6 Peladang

Ribuan massa kepung Pengadialn Negeri Sintang minta dibebaskan 6 peladang yang sedang dalam proses sidang. Rabu (21/11/2019)

Menarakhatulistiwa.com-SINTANG-Massa yang tergabung dalam Asosiasi Solidaritas Anak Peladang atau ASAP menuntut pemerintah agar membebaskan 6 peladang yang ditahan dalam kasus Karhutlah pada bulan Agustus lalu. Massa yang datang ke Pengadilan Negeri Sintang Jl. S. Parman pada Kamis (21/11/2019) datang dari berbagai daerah, seperti Kabupaten Melawi, Sekadau, Kapuas Hulu dan Sintang.

Aksi ini dipimpin langsung Sekjen Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) Yakobus Kumis, dalam orasinya menyampaikan bahwa aksi ini merupakan untuk mengangkat harkat martabat peladang, bukan kepentingan politik.

“kami murni memperjuangkan peladang yang ditahan, ini merupakan panggilan jiwa, kami tidak ada yang bayar, oleh karena itu perjuangan kami ini tidak boleh dinodai dengan kepentingan politik, peladang bukanlah penjahat,” teriaknya.

Menurutnya jika peladang ini dinyatakan bersalah, maka seluruh nenek moyang kami akan bangkit untuk menuntut keadilan. “Maka dari itu, kami meminta kepada Pengadilan Negeri Sintang untuk membebaskan ke 6 orang ini. Tidak ada kata lain selain bebaskan mereka,” teriaknya lagi yang disambut dengan teriakan massa yang dalam orasi tersebut.

Yakobus Kumis juga mengecam aparat yang telah melakukan tindak diskriminalisasi terhadap peladang. “apabila peladang di diskriminalisasi, ditangkap, maka dari itu lebih baik kami berputih tulang daripada berputih mata,” tegasnya

Dirinya juga berterima kasih kepada Ketua DPRD dan seluruh anggotanya yang dapat hadir ditengah-tengah masyarakat. “inilah wakil rakyat yang sejati, yang dapat ikut dalam aksi ini,” pujinya.

Aksi ini di jaga ketat oleh 500 pengamanan gabungan TNI-Polri yang dikerahkan untuk mengamankan aksi damai ini.

“ada kurang lebih 500 personil yang melakukan pengamanan kegiatan ini dan juga mendapatkan bantuan BKO Polda Kalbar, Polres Melawi, Polres Sekadau, Polres Sanggau, dan Polres Landak untuk siaga di Mako Polres Sintang,” ucap Kapolres Sintang AKBP Adhe Hariadi, SIK, MH.

Pihaknya juga mempersiapkan kendaraan taktis seperti water canon dalam mengamankan aksi tersebut. (jek)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed