by

Minimalisir Pelanggaran, Bawaslu Tatap Muka Kelompok Masyarakat Rentan

foto bersama dengan tokoh masyarakat dan Organisasi Pimpinan Daerah, Kamis (14/11/2019)

Menarakhatulistiwa.com-SINTANG-Menghadapi Pilkada 2020 yang digelar secara serentak seluruh Indonesia, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sintang menggelar sosialisasi pengawasan partisipatif dengan tema “Sosialisasi Tatap Muka, Kepada Kelompok Masyarakat Rentan” Kamis (14/11/2019) di Hotel My Home Sintang. Kegiatan ini dihadiri langsung Anggota Bawaslu Republik Indonesia, Fritz Edward Siregar dan Ketua Bawaslu Provinsi Kalbar Ruhermansyah.

Sebagai ketua Bawaslu kabupaten Sintang Fransiskus Ancis ada menyampaikan terimakasih hadirnya Bawaslu RI dan Provinsi Kalbar dapat menjadi kebahagiaan tersendiri bagi dirinya dan memberi aplus yang meriah.

“Kami sebagai tuan rumah dalam rangka kegiatan sosialisasi tatap muka Bawaslu RI kepada masyarakat dan kami mengahaturkan,terimakasih mengingat dalam rangka menyambut pilkada 2020 Sintang salah satu kabupaten yang dikunjungi Bawaslu RI,”Ujar Ancis.

Kesempatan itu Ketua Bawaslu Prov. Kalbar, Ruhermansyah, S.H. menyatakan bahwa pihaknya berharap partisipasi masyakat sintang untuk bersama – sama melaksanakan pengawas pemilihan Bupati dan Wakil Bupati serentak yang akan dilaksanakan di Kabupaten Sintang pada tahun 2020,  karena kami tidak dapat mengadakan pengawasan sendiri sehingga perlu partisipasi  bersama masyarakat.

“Kami mengharapkan partisipasi masyakat sintang untuk bersama -sama melaksanakan pengawas pemilihan Bupati dan Wakil Bupati serentak yang akan dilaksanakan di Kabupaten Sintang pada tahun 2020,  karena kami tidak dapat mengadakan pengawasan sendiri sehingga perlu partisipasi  bersama masyarakat.”harapnya.

Untuk penguatan dalam pengawasan Pilkada mendatang, pihaknya akan terus menambah pembentukan desa awas, dengan dibentuknya desa awas ini, dapat mencegah terjadinya politik uang yang terjadi di masyarakat.

Kesempatan yang sama Anggota Bawaslu RI Fritz Edward Siregar, sekaligus membuka kegiatan sosialisasi.

“Kita telah melewati proses pemilu Presiden dan Wakil Presiden dengan baik dan Kalimantan Barat  dalam proses tersebut dalam situasi aman dan kondusif yang merupakan prestasi yang baik dalam proses pemilu,”ucapnya.

Kewenangan bawaslu lanjut dia antara lain Pencegahan, Pengawasan, Penindakan dan Penyelesaian Sengketa Pemilu ,dia menyebutkan

Tugas dan kewajiban Bawaslu yaitu Pertama : Mengidentifikasi dan memetakan potensi pelanggaran pilkada,Kedua : Melaksanakan pengawasab melekat terhadap tahapan pemilu, Ketiga : Koordinasi intensif dengan lembaga kepemiluan, Keempat : Meningkatkan partisipasi pemilih dalam pengawasan pemilu.

“Jenis pelanggaran pemilu yaitu politik uang, kampanye hitam, intimidasi dan hilangnya hak suara pemilih karena data hilang,” katanya.

Semoga dalam kegiatan sosialisasi yang kita laksanakan hari ini dapat menambah ilmu bagi para peserta sosialisasi dan dapat di salurkan dilingkungannya sehingga nantinya dapat membantu pihak Bawaslu dalam pengawasan proses pemilu yang akan dilaksanakan dengan baik, pungkasnya. (jek)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed