by

Sepekan Dibentangkan, Bendera Raksasa Diturunkan

saat proses pengibaran pada Minggu 18/08 lalu (foto: Zakaria)

Menarakhatulistiwa.com-SINTANG-Setelah sukses dibentangkan pada Minggu 18 Agustus 2019 silam akhirnya sang merah putih raksasa yang berukuran 180 x 48 M dengan berat 500 kg oleh 48 tim pendaki saat itu,kini Sang Merah Putih tersebut kembali diturunkan pada Minggu ,(25/8).

Penurunan Sang Merah Putih Raksasa tersebut dilakukan oleh 35 orang Tim ekspedisi pendaki yang dipimpin langsung oleh Pasi Intel Yonif 642 /Kapuas Lettu Inf Sumarno ,dalam penurunan tersebut melibatkan tim dari Batalyon Inf 642/Kps, Vertikal Rescue Bandung , Kompass Unkas.dalam penurunan bendera itu sendiri juga disertai dengan bhakti sosial dengan melakukan pengumpulan sampah khususnya yang berada di sekitar jalur pendakian Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kelam Sintang. bersama Komunitas Pendaki Kalimantan Cabang Sintang 4 orang ,Dinas Lingkungan Hidup Sekadau 1 orang dan KPS 1 orang.

Pasi Intel Batalyon 642/Kps Lettu Inf Sumarno pada media ini mengatakan bahwa dalam penurunan Sang Merah Putih Raksasa dari lereng Bukit Kelam tersebut melibatkan 35 orang tim ekspedisi pendaki dari Batalyon Inf 642/Kps 20 orang,Vertikal Rescue Bandung 3 orang, Kompass Kapuas 8 orang,Forum Peduli Ibu Pertiwi 4 orang.

“Ya kali ini dalam penurunan Sang Merah Putih Raksasa yang telah kita bentangkan seminggu lalu,kita melibatkan 35 anggota baik dari Batalyon Inf 642/Kps,Vertikal Rescue Bandung,Kompass Unkas dalam penurunan ini sekaligus bhakti sosial dengan membersihkan sampah sekitar pendakian dibantu oleh adik adik kita dari Komunitas Pendaki Sintang ,Dinas Lingkungan Hidup Sekadau dan KPS,”ujarnya.

Untuk teknis penurunan dilakukan secara manual seperti saat pembentangan ,dia memohon doa agar tim tuntas menunaikan tugasnya hingga selamat sampai ke kaki bukit kelam.

Sementara Daniel Ketua Komunitas Pendaki Kalimantan cabang Sintang mengaku bersama 6 orang rekanya turut membersihkan sampah di lokasi tersebut.

“Kami sudah seijin BKSDA membersihkan sampah disekitar pendakian,ini juga terinspirasi dari hari nurani kami saat turut melakukan pembentangan sang merah putih minggu lalu,”ucapnya.

Daniel dan rekananya sebenar berkeinginan untuk membantu penurunan sang merah putih raksasa tersebut namun sudah dinyatakan cukup anggotanya,makanya dirinya turut bergabung didalam bhakti sosial membersihkan sampah. (jek)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed