by

Sungai Ringin Ditetapkan Sebagai Pusat Kegiatan Lokal Industri

Menarakhatulistiwa.com-SINTANG-Dijadikannya Sungai Ringin sebagai pusat Pusat Kegiatan Lokal Industri  (PKLI), ini mengacu pada Perda nomor 20 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Sintang tahun 2016-2036, pada pasal 40 dan penyusunan Rencana Detail Tata Ruang dan Rencana Rinci Tata Ruang pada pusat-pusat kegiatan yang ditetapkan dengan Perda, hal ini disampaikan Wakil Bupati Sintang Askiman, saat membuka RDTR dan KLHS, di Hotel My Home, Kamis (3/10/2019).   

Menurut Askiman, mengacu pada perda tersebut memberikan konsekwensi kepada Pemerintah kabupaten Sintang untuk segera menyusun Rencana Detail Tata Ruang, pada pusat pusat kegiatan yang ditetapkan salah satunya adalah  Pusat Kegiatan Lokal Industri Sungai Ringin yang berlokasi di Kecamatan Tebelian.

“kami mengucapkan terimakasih kepada Kementerian  Agraria  dan Tata Ruang(ATR)  Badan Pertanahan Nasional   yang telah membantu Pemerintah  Kabupaten sintang  dalam penyusunan Dokumen Penataan Ruang, dan dalam penyususunan RDTR Kawasan Industri Sungai Ringin  akan disesuaikan  dengan Standart Online Single Submission(OSS) yang mencau pada peraturan  Pemerintah No.24 tahun 2018, sehingga  akan mempermudah dalam birokrasi perijinannya,”  kata Wakil Bupati Sintang Drs. Askiman,MM.

Sementara itu,  Pada sela sela acara  pada saat diwawancarai  Kepala Seksi Perencanaan  Tata Ruang KSN II Kementerian ATR  A. Mungky Prayitna,ST,MT  mengatakan,  tujuan  Penyusunan Rencana  Detail Tata Ruang(RDTR)   akan mempermudah  dalam sarat perijinan lokasi  didalam Standart Online Single Submission(OSS), jadi adanya kepastian hukum  dalam investasi.

“dalam Rapat Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang(RDTR) Kawasan Industri  Sungai Ringin  dan Konsultasi  Publik Kajian Lingkungan Hidup Strategis(KLHS)  ini  membahas  penyusunan RDTR  apa yang ingin dicapai   yang nantianya akan di sesuai dengan  pola dan  struktur ruang, dan nanti  dari Tim Kementerian ATR  akan memeparkan  secara teknis , dan akan meminta masukan dari Dinas terkait seperti Bappeda dan BPN Kabup[aten Sintang,” kata Mungky Prayatna. (jek)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed