by

TAK SESUAI DENGAN PENGAJUAN ANGGARAN PILKADA, BAWASLU SINTANG: INILAH KEMAMPUAN PEMKAB SINTANG

Ketua BAWASLU saat menandatangani NPHD, Senin (30/9/2019), di Pendopo Bupati Sintang

Menarakhatulistiwa.com-SINTANG-Ketua Bawaslu Kabupaten Sintang, Fransiskus,S.H, bersama Bupati Sintang, dr.Jarot Winarno, M.Med Ph, Senin sore (30/09/2019) menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). Penandatangan NPHD ini dilaksanakan di  Pendopo Bupati Sintang. Hibah diberikan  kepada KPU Kabupaten Sintang  dan Bawaslu Sintang dalam rangka penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Sintang Tahun 2020 mendatang.

Usai menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), Ketua Bawaslu Sintang menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sintang yang telah menganggarkan dana hibah untuk Bawaslu sebagai salah satu lembaga penyelenggara pemilu di Kabupaten Sintang.

“ Meski Pemkab Sintang tak menganggarkan sesuai pengajuan yang disampaikan oleh Bawaslu Kabupaten Sintang, kita ucapkan terima kasih. Artinya inilah kemampuan Pemkab Sintang. Dan ini sebagai bentuk dukungan Pemkab Sintang dalam penyelenggaraan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sintang dalam Pilkada serentak tahun 2020 nanti,”kata Farnsiskus.

Untuk penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sintang dalam Pilkada serentak tahun 2020 nanti Bawaslu Kabupaten Sintang mengajukan anggaran 27 miliar rupiah namun Pemerintah Kabupaten Sintang hanya menyanggupi 15 miliar rupiah. Pengajuan anggaran ini kata Fransiskus mengacu kepada

Permendagri No 54 Tahun 2019 tentang pendanaan kegiatan Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota yang bersumber dari APBD dan Keputusan Ketua Bawaslu Republik Indonesia Nomor 0194/K.Bawaslu/PR.93.00/VIII/2019 tentang Standar Kebutuhan Pendanaan Kegiatan Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota.

Sementara itu, Bupati Sintang, dr. Jarot Winarno, M.Med P.H, menyampaikan rasa senangnya karena hibah daerah untuk penyelenggaraan Pilkada Sintang tahun 2020 hari ini sudah ditandatangani. “Saya merasakan proses hibah khusus untuk Pilkada ini lebih panjang karena saat itu kami belum tahu jumlah APBD 2020 nanti. Dan selanjutnya kami akan berkomunikasi dengan DPRD Kabupaten Sintang untuk mendapatkan persetujuan” terang Bupati Sintang.

Dikatakan Bupati penggemar bola ini, bahwa 95% APBD Kabupaten Sintang  berasal dari Dana Alokasi Umum dan sumber lainnya dari Pemerintah Pusat. Tetapi dirinya  bersyukur bahwa hari ini, dana untuk pilkada sudah disiapkan dan ini menunjukkan bahwa Pemkab Sintang komit untuk mewujudkan Pilkada serentak tahun 2020 yang lebih berkualitas.

“Ada 4 indikator dan 11 variabel yang selalu dihitung dalam menghitung indeks demokrasi Indonesia.  selalu saja ada dua variabel antara pemerintah daerah dan partai politik yang nilainya kurang. Dan  Kami berharap, terjadi pilkada yang berkualitas dan mampu mendapatkan pemimpin yang berkualitas,”ujarnya. *

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed